top of page
Mask group (2).png

Pengembangan Masyarakat: Kain Makna

Membangun kesuksesan dari Bab Satu dan Dua, kami dengan bangga memperkenalkan inisiatif terbaru kami, MAKNA (/mak·na/), yang berarti "maksud."

Sebagai organisasi nirlaba, tujuan kami adalah memperkuat suara para perempuan dengan menampilkan dan mempromosikan warisan tenun yang kaya kepada masyarakat global. Dengan melakukan hal ini, kami memberdayakan perempuan di desa-desa untuk mengarahkan kembali empat jam yang dihabiskan untuk pengumpulan air ke arah tujuan yang lebih produktif.

What We Do_Kain Makna_Banner 1.webp

Di desa Umutnana, yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT), para wanita terlibat dalam seni menenun kain tenun setiap hari. Namun, tidak seperti beberapa komunitas tenun lain di pulau tersebut yang memiliki akses ke pasar dekat ibu kota NTT, Komunitas Tenun Umutnana menghadapi tantangan geografis. Hal ini menyebabkan penurunan bertahap dalam tradisi menenun, terutama di kalangan gadis-gadis muda—sebuah kekhawatiran bagi para wanita di desa tersebut. Inisiatif kami, Kain Makna, bertujuan untuk meremajakan tujuan menenun bagi para wanita Desa Umutnana dengan memfasilitasi penjualan kain tenun buatan tangan mereka. Komunitas tenun ini terdiri dari lebih dari 40 wanita dari Umutnana dan desa saudaranya, As Manulea.

Temui Mama Yuliana

Seorang ibu rumah tangga berusia 39 tahun yang dikaruniai dua putri dan seorang putra, rutinitas hariannya mengalami perubahan positif ketika pompa bertenaga surya diperkenalkan di desa pada tahun 2017. Perjalanan melelahkan selama satu jam ke reservoir terdekat untuk mendapatkan empat galon air kini tinggal kenangan. Dengan waktu luang yang baru ditemukannya ini, ia menekuni seni menenun kain tenun—kain artisanal tradisional yang terkenal dengan detailnya yang tajam dan rumit—bersama teman-temannya.
 


Setiap wanita di komunitas ini memiliki alat tenun kayu tradisional yang berharga yang diwariskan dari generasi ke generasi. Mereka mendedikasikan diri untuk membuat selembar tenun dari awal hingga akhir. Tergantung pada faktor-faktor seperti bahan, pola, dan ukuran, menyelesaikan selembar tenun bisa memakan waktu dari satu minggu hingga beberapa tahun.

bottom of page