Sejak 2017, kami menjalankan misi yang lebih dari sekadar mengatasi krisis air. Kami memberdayakan komunitas di Nusa Tenggara Timur melalui program pembangunan. Dengan dukungan Anda, kami tidak hanya membuat kemajuan, kami membangun ketahanan jangka panjang terhadap tantangan iklim, satu langkah pada satu waktu.

0
Berdampak
Dilayani
0
Waktu terselamatkan per hari
0
Terlibat
0
0
Dibangun
Laporan Tahunan
Kami berkomitmen untuk membagikan informasi keuangan dan operasional kami secara terbuka kepada semua pemangku kepentingan. Unduh laporan tahunan kami untuk mengetahui perkembangan, pencapaian, dan rencana kami ke depan.

2024: A Year of Growth & Innovation
Since 2017, Solar Chapter has been using sustainable energy to bring clean water to more communities. Through innovation and collaboration, we’re creating lasting impact and empowering future generations. Download our Annual Report to explore our journey, impact, financial report, and the progress we’ve made together.

2023: A Year Of Collaborative Progress
Another year of unwavering dedication to clean water has brought us immense joy. Our collective efforts have marked significant milestones in our journey to eradicate the water crisis, with nearly six thouands more individuals gaining access to clean and safe water.
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan







Berkebun & Panen
Harapan dan air membuka pintu menuju kemungkinan tak terbatas. Di Nusa Tenggara Timur, proyek akses air kami mendukung kebun-kebun yang subur yang membantu masyarakat menanam makanan mereka sendiri dan meningkatkan pendapatan mereka. Ini bukan hanya tentang mengatasi krisis air, tetapi tentang menciptakan dampak berkelanjutan melalui pemberdayaan dan pertumbuhan.

Mama Beatrix
Water For Nibaaf 2021
“I can now garden vegetables in my own backyard because clean water access nearby, it just takes 1 minutes for me to get water now because there is one fiber and faucet in our house.”

Mama Yohanna
Water For Umutnana 2018
"Since the water supply improved in the village, Mama Yohanna has been able to cultivate a garden, and the produce is sold in the market. Now, thanks to the proceeds from gardening, Mama Yohanna’s children can pursue higher education in Malang."
_JPG.jpg)





