top of page

Solar Chapter Raih Penghargaan ASEAN Renewable Energy Project Awards 2025

  • Gambar penulis: Solar Chapter
    Solar Chapter
  • 17 Nov 2025
  • 2 menit membaca

Solar Chapter meraih penghargaan 1st Runner-Up dalam kategori Off-Grid Power pada ajang ASEAN Renewable Energy Project Awards 2025, yang diumumkan di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia. Penghargaan ini merupakan bagian dari ASEAN Energy Awards, ajang tahunan tertinggi di Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh ASEAN Centre for Energy (ACE). Pada tahun ini, program tersebut menerima 47 proyek energi terbarukan dari delapan kategori, mewakili berbagai negara anggota ASEAN.


Ajang penghargaan ini diselenggarakan bersamaan dengan ASEAN Energy Business Forum (AEBF) 2025, hasil kolaborasi antara ASEAN Centre for Energy (ACE) dan Kementerian Transisi Energi dan Transformasi Air Malaysia (PETRA). Dengan tema “Powering ASEAN: Bridging Boundaries, Building Prosperity” forum ini menyoroti pentingnya inovasi energi terbarukan yang bukan hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga berakar pada kebutuhan masyarakat dan kolaborasi lintas sektor.


Solar Chapter meraih 1st Runner Up pada kategori Off-Grid Power karena mampu menghasilkan dan mengelola energi secara berkelanjutan melalui sumber tenaga surya, berkat implementasi sistem pompa tenaga air tenaga surya yang dirancang, dibangun dan dikelola langsung bersama dengan masyarakat di Nusa Tenggara Timur, wilayah yang selama ini menghadapi krisis air bersih.


Selama tujuh tahun terakhir hingga tahun 2024, Solar Chapter telah menjangkau 23 desa dan lebih dari 21.000 warga di NTT merasakan manfaatnya. Setiap sistem air dirancang agar mampu memompa air dari sumber mata air menuju bak reservoir di ketinggian hingga 128 meter, kemudian didistribusikan ke keran-keran air pada area pemukiman warga. 


Pendekatan community-centric menjadi wadah Solar Chapter dengan menempatkan masyarakat lokal sebagai pusat penggerak. Masyarakat dilibatkan mulai dari tahap pemetaan, perencanaan teknis, implementasi hingga pembiayaan proyek melalui skema gotong royong antara dana desa dan dukungan CSR. Pasca implementasi, pengelolaan sistem air diserahkan kepada komite air desa yang telah dilatih untuk mengelola iuran, perawatan serta pemeliharaan.


Melalui pendekatan tersebut, Solar Chapter mengembangkan model end-to-end solar water pumping system yang menyatukan aspek teknis, sosial, dan keberlanjutan. Dengan didukung teknologi pemantauan jarak jauh Water IQ, sistem ini memungkinkan pemantauan sistem air secara real time, sehingga hal ini dapat membantu mendeteksi jika terdapat kerusakan lebih awal. Kombinasi antara energi surya off-grid, pemberdayaan komunitas, dan skema pembiayaan kolaboratif antara dana desa dan CSR menjadikan setiap proyek tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu memperkuat kapasitas sosial dan ekonomi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan akses air bersih di desanya.


Pencapaian ini menegaskan peran Solar Chapter sebagai mitra lokal dalam mewujudkan akses energi dan air bersih yang inklusif serta berkelanjutan. Bukan cuma infrastruktur, namun kapasitas masyarakat lokal harus tetap dijaga agar air bersih dapat terus mengalir sampai anak cucu.

 
 
 

Komentar


Baca lebih banyak cerita tentang bagaimana air mengubah kehidupan

bottom of page