top of page

Ringkasan Proyek

Terletak di Desa Nibaaf, sebuah desa yang berada di wilayah hutan yang dominan, SMKN Nibaaf adalah satu-satunya SMK di distrik tersebut. Dengan 125 siswa terdaftar dan 5 guru, hanya 1 toilet yang dapat diakses; tidak hanya tidak mencukupi, sanitasi juga dikelola dengan buruk, menyebabkan banyak risiko kesehatan bagi siswa dan guru. Sekolah telah dilengkapi 17 laptop dan 10 komputer oleh pemerintah tetapi karena kurangnya pengetahuan guru tentang sumber daya ini dan konektivitas internet, sumber daya ini belum memberi manfaat bagi kualitas pendidikan mereka.

Rincian Proyek

Orang

118 Siswa

Dana terkumpul

Rp 141 juta

Pendidikan untuk

Nibaaf

Tahun implementasi: 2020

Status: Aktif

Perjalanan Implementasi

Desa Nibaaf

Fase 1: Sanitasi

Dua toilet baru dibangun, sekaligus mengedukasi siswa tentang pentingnya kebersihan dan sanitasi yang baik. Ke-125 siswa berbagi satu toilet unisex, yang jarang dibersihkan karena kurangnya saluran air yang berfungsi dan arsitektur yang buruk.

Untuk proyek ini, kami bekerja sama dengan kontraktor lokal, CV. Lancar Jaya, untuk merenovasi dan membangun 2 toilet tambahan, dan juga dengan PAMSIMAS untuk mengawasi kemajuan dan aktivitas kontraktor.

Laporan keuangan

bottom of page