
Cerita kami dimulai
satu Bab pada satu waktu.
Bab Pertama Kami
Air
Banyak masyarakat di NTT tinggal jauh dari sumber air bersih, sehingga mereka harus berjalan kaki 2-3 jam sambil membawa jeriken berat setiap hari untuk mendapatkan air bersih. Anak-anak biasanya mulai berjalan kaki beberapa jam sebelum fajar untuk mengambil air bagi rumah dan sekolah mereka. Setibanya di sekolah, mereka sangat lelah dan tidak dapat belajar dengan baik. Solar Chapter berupaya mengatasi masalah tersebut dengan memasang pompa air bertenaga surya.


Bab Kedua Kita
Pendidikan
Solar Chapter memutuskan untuk menjadikan Pendidikan sebagai chapter keduanya setelah melihat siswa-siswi SDN As Manulea pada kunjungan implementasi pertama mereka untuk Chapter 1: Air untuk Umutnana. SDN As Manulea tidak memiliki air bersih di sekolah, yang mengakibatkan kondisi sanitasi yang buruk dan tidak sehat di lingkungan sekolah. Keberhasilan pembuatan saluran air baru pada proyek pertama Solar Chapter membuat tim kami percaya bahwa kebaikan yang lebih besar dapat kami berikan untuk tempat-tempat lain di luar Umutnana.
Bab Ketiga Kami
Pengembangan Masyarakat
Melanjutkan kesuksesan Bab Satu dan Dua, kami meluncurkan inisiatif bernama MAKNA (/mak·na/) yang berarti "tujuan". Kami bertujuan untuk mengangkat suara para perempuan melalui pameran dan promosi warisan tenun mereka kepada komunitas global. Dengan demikian, para perempuan di desa dapat memanfaatkan 4 jam yang sebelumnya mereka gunakan untuk mendapatkan air secara lebih produktif.





